Kotawaringinbaratkab.go.id
Pasar Ramadhan di Lapangan Tugu PDF Print E-mail
Monday, 17 June 2013 02:11

Pasar Ramadhan di Lapangan Tugu
Tahun ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat kembali membuka pasar ramadhan. Ada beberapa alternatif lokasi yang akan digunakan diantaranya Lapangan Tugu, Lapangan Termili, dan Eks Rumah Jabatan Bupati Kobar Jalan Pangeran Anatsari, Pangkalan Bun. Setelah rundingan yang melibatkan unsur dinas terkait serta dari pihak kelurahan, dipilihlah lapngan Tugu sebagai lokasi Pasar Ramadhan.
“Disepakati lokasinya di Lapangan Tugu Pangkalan Bun, lantaran lokasinya cukup staregis,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM dan Pasar Kabupaten Kobar Bactiar usai menggelar rapat persiapan Pasar Ramdhan diula Diskop kemarin siang.

 
Satu – Satunya PDAM Online PDF Print E-mail
Thursday, 23 May 2013 07:45

Satu – Satunya PDAM Online
Meskipun diterpa banyak kendala dan keterbatasan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Arut Selatan Pangkalan Bun, terus menunjukan eksistensinya. Bahkan beberapa Kabupaten di Kalteng menjadikan PDAM Tirta Arut sebagai rujukan untuk studi banding.
Direktur PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun, Agus Setiawan mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan kedatangan PDAM Sampit untuk melakukan studi banding. PDAM Sampit direncanakan akan melihat secara langsung pelayanan dan strategis yang selama ini diterapkan PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun.

 
Siap Wujudkan Program Swasembada Daging1 PDF Print E-mail
Thursday, 23 May 2013 07:44

 

Siap Wujudkan Program Swasembada Daging
Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) merupakan tempat yang strategis untuk program pengembagan sapi. Bahkan Kobar juga sudah siap untuk mewujudkan program swasembada daging melalui integrasi sawit-sapi.
Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar mengatakan bahwa program integrasi sawit-sapi memang sangat menjanjikan. Pasalnya pangsa pasar daging sapi itu masih  sangat luas sekali sehingga hal tersebut bakal terus dikembangkan.

Last Updated on Thursday, 13 June 2013 06:34
 
Bupati Puji Kinerja Argotama Mandiri PDF Print E-mail
Thursday, 23 May 2013 04:17

Bupati Puji Kinerja Argotama Mandiri
Dibawah kepengurusan baru Argotama Mandiri Pangkalan Bun banyak mengalami perubahan. Baik itu dalam penataan kantor hingga lahan yang awalnya kosong mulai ditanami jagung hingga terlihat hijau.
Bupati Ujang Iskandar mengatakan bahwa, sejak adanya pelantikan pejabat di perusahaan daerah Argotama Mandiri, sudah banyak perubahan. Sehingga adanya perubahan akan dilakukan oleh direktur baru dan staf lainnya itu bisa juga berdampak pada kelangsungan dari PD Argotama itu sendiri. “Bertahun-tahun PD Argotama Mandiri Pangkalan Bun mati suri, namun kini sudah mulai bangkit lagi. Saya senang sekali dengan perubahan yang dilakukan,” kata Bupati kepada wartawan kemarin.

 
SPANDUK ADIPURA 2013 PDF Print E-mail
Monday, 10 June 2013 04:47

SPANDUK ADIPURA VII 2013

Attachments:
FileDescriptionFile sizeLast modified
Download this file (Spanduk 5x1(desain2).jpg)SPANDUK ADIPURA 7 Tahun 2013 1254 Kb10/06/13 04:53
Last Updated on Monday, 10 June 2013 04:56
 
Siap Wujudkan Program Swasembada Daging PDF Print E-mail
Thursday, 23 May 2013 06:59

Siap Wujudkan Program Swasembada Daging
Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) merupakan tempat yang strategis untuk program pengembagan sapi. Bahkan Kobar juga sudah siap untuk mewujudkan program swasembada daging melalui integrasi sawit-sapi.
Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar mengatakan bahwa program integrasi sawit-sapi memang sangat menjanjikan. Pasalnya pangsa pasar daging sapi itu masih  sangat luas sekali sehingga hal tersebut bakal terus dikembangkan.

 
Integrasi Sawit-Sapi Hemat Biaya Pupuk PDF Print E-mail
Wednesday, 22 May 2013 02:47

Integrasi Sawit-Sapi Hemat Biaya Pupuk
Progam integrasi sawit-sapi mempunyai dampak besar pada perekonomian petani. Pasalnya, pola ini mampu menghemat biaya pembelian pupuk. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Seminar dan Lokakarya Nasional Integrasi Sawit-Sapi, Maruwi Astuti, di lobi Hotel  Bellin, Pangkalan Bun, selasa (21/5).
“Pola integrasi sawit-sapi berhasil memberikan nilai tambah pada petani. Terlebih hasil kotoran dari sapi itu dapat dijadikan pupuk dan dampak bisa mengurangi pengeluaran petani untuk pengeluaran biaya pupuk,” kata Maruwi.
Awalnya lanjut Maruwi, progam ini tidak menarik karena difokuskan untuk swasembada daging sapi. Seiring waktu, petani mulai sadar pola integrasi perkebunan sawit yang dijadikan untuk pengembangan sapi sangat menguntungkan karena bisa menghemat biaya operasional kebun.

 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 1 of 87